Surabaya,Komposisinews.com – Dalam upaya meningkatkan kesiapan tempur dan profesionalisme prajurit Jalasena, KRI Brawijaya-320 melaksanakan latihan penembakan meriam 127 mm dan Fleet Integration Training (FIT) di Perairan Laut Jawa, Selasa (27/10).
Latihan tersebut menjadi bagian dari upaya Koarmada II dalam menguji keandalan sistem persenjataan, mengasah naluri tempur, serta meningkatkan kemampuan dan keterampilan prajurit dalam menghadapi berbagai dinamika tugas operasi di laut.
Adapun rangkaian latihan meliputi uji penembakan meriam utama kaliber 127 mm dan meriam 25 mm dengan berbagai mode serta saluran penembakan. Selain itu, dilaksanakan pula Link Exercise (Linkex) menggunakan komunikasi radio UHF dan HF guna mengasah kemampuan komunikasi dan koordinasi antarunsur.
Tidak hanya berfokus pada kemampuan sistem persenjataan, kegiatan ini juga diintegrasikan dengan program Fleet Integration Training (FIT), yang memberikan kesempatan kepada personel dari unsur Koarmada II lainnya untuk mengikuti latihan secara langsung di atas KRI Brawijaya-320. Melalui program tersebut, para prajurit dapat memperluas wawasan, meningkatkan pemahaman terhadap sistem dan prosedur operasional kapal perang, serta memperkuat sinergi antarunsur Koarmada II.
Pelaksanaan latihan ini merupakan implementasi kebijakan Panglima Koarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, S.H., M.Si., dalam meningkatkan kesiapsiagaan operasional, profesionalisme, dan kemampuan tempur prajurit guna mendukung pelaksanaan tugas TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan serta keamanan wilayah perairan Indonesia.(Pen/2)






