Melawi,Komposisinews.com – Dalam rangka meningkatkan kebersihan Didalam lingkungan kota kabupaten Melawi yang dikelola langsung dinas lingkungan hidup pemerintah daerah kabupaten melawi, Komisi II DPRD Kabupaten Melawi, melakukan sidak guna mendukung Dinas Lingkungan Hidup (LH) kabupaten Melawi dalam upaya meningkatkan pengelolaan sampah. Tujuannya adalah untuk mewujudkan Kabupaten Melawi yang bersih dan sehat.
Ketua Komisi II DPRD Melawi dari fraksi PAN M. Doliya Syaiful Ramdani, S.H, dalam pernyataan saat sidak bersama para anggota komisi ll mendukung sepenuhnya Dinas LH untuk lebih serius dan proaktif dalam mengelola masalah sampah di daerah tersebut. Dukungan Ini menunjukkan adanya perhatian serius dari pihak legislatif terhadap upaya dinas lingkungan hidup yang sedang berjuang dibidang kebersihan demi memastikan bahwa kebersihan itu penting untuk Melawi sehat.”ungkapnya.
Hal tersebut selain upaya dari Menggalakkan sosialisasi tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan mempraktekkan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) juga dituntut pentingnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya. Selain itu pula pentingnya penegakan aturan demi memperkuat peraturan daerah terkait kebersihan dan memberikan sanksi bagi pelanggar.”lanjutnya.

H. Syahfri, S.Sos., M.H anggota DPRD Fraksi PPP kabupaten Melawi yang juga anggota komisi ll mengatakan Dorongan dari pihak komisi ll DRPD Melawi ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari tumpukan sampah yang dapat menyebabkan berbagai masalah yang seakan mengganggu dampak lingkungan dan kesehatan. Harapan serta Dorongan dari komisi ll DPRD melawi, diharapkan dapat mendorong Dinas LH dalam melakukan pencegahan secara signifikan terhadap pembuangan sampah yang tidak pada tempatnya.”tuturnya.
kepala desa tanjung tengang Selamet, saat dimintai komentarnya terkait lokasi TPA yang berada diwilayah desanya, iya meminta agar infrastruktur jalan menuju TPA yang kurang lebih dua KM bisa dimaksimalkan, agar seperpart armada pengangkut sampah yang dimiliki oleh DLH bisa terjamin, selain itu juga sebagai antisipasi hal hal yang tidak terduga seperti kebakaran pada lokasi TPA sehingga memudah kan akses Pemadam kebakaran masuk,karena kita belajar dari kronologis beberapa saat yang lalu.”pintanya.
Kepala dinas lingkungan hidup Kabupaten Melawi Drs. H. Oslan Junaidi memberikan tanggapan apa yang disampaikan oleh Ketua Komisi ll DPRD kabupaten bersama rekan rekannya, bahwa Dinas lingkungan hidup telah berupaya semaksimal mungkin dalam pengelolaan sampah yang ada dilingkungan kota Nanga Pinoh yang menjadi pusat kota kabupaten Melawi.dan Alhamdulillah setelah dua kali melakukan pertemuan dengan Komisi ll DPRD Melawi kita mendapat dukungan serius dalam rencana kedepannya untuk memperjuangkan lenfil baru sebelum lenfil lama penuh, Sehingga dukungan dari pemerintah khusus LHK Republik Indonesia sangat kami harapkan terutama sarana dan prasarana.”harapnya.
Lanjutnya.”Dengan tersisa masa penggunaan 3 tahun kami dari DLH kabupaten Melawi, sudah menyampaikan perencanaan ke kementrian LHK RI dan ke pemerintah daerah kabupaten Melawi, sehingga hal tersebut bisa menjadi pertimbangan dari pihak kementrian LHK RI dan pemerintah daerah.agar memperhatikan pentingnya buat pembangunan lenfil baru karena dengan kurun waktu 3 tahun lenfil yang lama dipastikan penuh jika kita melihat dari volume sampah setiap hari.
Ditempat yang sama Laila Fitri Andayani selaku Kabid pengendalian. Pencemaran dan kerusakan lingkungan Di DLH kabupaten melawi menyampaikan bahwa lenfil TPA yang sudah digunakan 7 THN ini,dibangun tahun 2017 dengan rencana penggunaan10 tahun hingga sisa penggunaan 3 tahun saja, dipastikan tidak mampu menampung volume sampah dikota Nanga pinoh semakin Minggu semakin meningkat. Dengan ini kami dari DLH kabupaten Melawi. Mengafresiasikan atas dorongan dan kepedulian Komisi ll DPRD Melawi terhadap kebersihan.”tutupnya.(Ros)












