Melawi,Komposisinews.com – Dalam rangka menjalankan roda pemerintahan, Kepala Desa Nanga Nyuruh, kecamatan Ella hilir kabupaten Melawi,. Suhaili S.P,
kini berinisiatif serta memprioritaskan pembangunan di Desa Nanga Nyuruh di beberapa bidang diantaranya, bidang kesehatan, dengan melalui pelayanan posyandu yang rutin dilakukan setiap bulan yang mencakup pelayanan kepada anak-anak balita, ibu hamil dan lansia.begitu juga bidang pendidikan, dengan membuka pendidikan anak usia Dini ( PAUD). Serta infrastruktur juga menjadi skala prioritas karena hal tersebut adalah urat nadi perekonomian masyarakat, sehingga ada beberapa kegiatan diantaranya Jalan rabat beton dan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro ( PLTMH). Sementara untuk kegiatan fisik PLTMH kini sedang di mulai kegiatannya pada hari Sabtu tgl 26 April 2025. Dengan melibatkan seluruh masyarakat dusun Belaban Nyuruh dengan gotong royong, untuk pembersihan bendungan lama yang tertimbun oleh batu pasir dan tanah, serta membersihkan tempat perumahan turbin dan control ballast.

Suhaili.S.P mengucapkan terimakasih dan afresiasi yang setinggi tingginya kepada seluruh Masyarakat Desa Nanga nyuruh yang begitu antusias berkeja secara bergotong royong ini semua sebagai bentuk keseriusan masyarakat dalam mendukung pemerintah desa demi mewujudkan pembangunan yangdiharapkan masyarakat.
Yang sangat luar biasa lagi ketika pemerintah desa berkeinginan membangun kembali PLTMH semua masyarakat desa Nanga nyuruh semangat untuk bekerjasama bergotong royong membersihkan lokasi PLTMH yang sudah sekian tahun tidak bisa dimanfaatkan, sekarang sudah rusak total.
Lanjut.”Suhaili, SP dengan kondisi PLTMH yang sudah rusak total, pemerintah desa Nanga nyuruh membangun kembali PLTMH, dengan sumber dananya dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025 ini, karena listrik merupakan salah satu hal yang penting diera Digital dan kebutuhan alat elektronik.sehungga kami punya target pada bulan Juni 2025 nanti sudah bisa di nikmati oleh masyarakat, dan bisa menjadi kampung yang bersinar terang walaupun kampungnya terletak didaerah terpencil yang jauh dari PLN dan pusat kota kecamatan.
Kebijakan dari sebuah kesepakatan bersama masyarakat ini menjadi komitmen yang harus kita laksanakan dengan sungguh sungguh, karena kegiatan ini adalah untuk memenuhi hajat hidup masyarakat, jika kita menunggu jaringan PLN masuk kapan, karena ada beberapa Paktor yang tidak memungkinkan bisa satu diantaranya: jauhnya jarak ditambah lagi tidak ada melewati pemukiman/kampung.”Tutup Suhaili.( Iman)









