Sekjend KIKES, Sri Rejeki membuka workshop nasional Just Transisi

Berita0 views

Jombang,komposisinews.com – Dewan Pimpinan Nasional (DPN) KIKES KSBSI menyelenggarakan Workshop Nasional Just Transition pada tanggal 13–14 Juni 2026 di Jombang, Jawa Timur. sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas serikat pekerja dalam menghadapi berbagai perubahan yang terjadi akibat transisi menuju ekonomi berkelanjutan dan rendah karbon.

Kegiatan ini diikuti oleh pengurus dan anggota serikat pekerja dari berbagai daerah, dengan menghadirkan narasumber dari kalangan serikat pekerja, akademisi, dan pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap isu ketenagakerjaan dan pembangunan berkelanjutan. Workshop membahas berbagai tantangan dan peluang yang muncul akibat perubahan teknologi, transformasi industri, digitalisasi, serta kebijakan transisi energi yang berdampak pada dunia kerja.

Bapak Sunhaji selaku Ketua DPC KIKES Jombang sekaligus ketua panitia kegiatan menyampaikan bahwa konsep Just Transition harus menjadi bagian dari strategi pembangunan nasional agar proses transformasi ekonomi tidak mengorbankan hak, kesejahteraan, dan masa depan pekerja.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Jenderal DPN KIKES KSBSI, Sri Rejeki, menegaskan bahwa serikat pekerja memiliki peran penting dalam memastikan transisi yang adil bagi seluruh pekerja.

Just Transition bukan hanya tentang perubahan menuju ekonomi hijau, tetapi juga tentang memastikan bahwa setiap pekerja mendapatkan perlindungan, kesempatan, dan manfaat dari proses perubahan tersebut. Tidak boleh ada pekerja yang tertinggal atau menjadi korban dari kebijakan transisi yang tidak direncanakan dengan baik.

Sri Rejeki menjelaskan bahwa tantangan Just Transition semakin kompleks seiring dengan perkembangan teknologi, otomatisasi, digitalisasi, dan perubahan pola industri. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis yang melibatkan seluruh pihak.

Untuk menghadapi tantangan Just Transition, kita harus memperkuat dialog sosial antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja. Selain itu, pekerja perlu dibekali dengan program peningkatan keterampilan (upskilling) dan pelatihan keterampilan baru (reskilling) agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri masa depan. Perlindungan sosial yang kuat juga harus menjadi prioritas agar pekerja yang terdampak perubahan tetap memiliki jaminan kehidupan yang layak.

Lebih lanjut, Sri Rejeki menekankan pentingnya keterlibatan pekerja dalam proses perumusan kebijakan.

Pekerja harus dilibatkan sejak awal dalam setiap kebijakan transisi. Dengan partisipasi yang bermakna, kita dapat memastikan bahwa transformasi ekonomi berjalan secara adil, menciptakan pekerjaan yang layak, serta meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya. Just Transition harus menjadi jalan menuju keadilan sosial, bukan sekadar perubahan ekonomi.

Melalui Workshop Nasional Just Transition ini, DPN KIKES KSBSI berharap peserta dapat memperkuat pemahaman mengenai prinsip-prinsip transisi yang adil, meningkatkan kapasitas advokasi serikat pekerja, serta membangun strategi bersama untuk menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin dinamis.

Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen DPN KIKES KSBSI dalam memperjuangkan perlindungan hak-hak pekerja, mendorong terciptanya pekerjaan yang layak, serta memastikan bahwa proses transformasi ekonomi dan industri di Indonesia berlangsung secara inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.(Id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *