Surabaya,Komposisinews.com -Memasuki hari kelima operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8, prajurit Satkoppeba dan Satkopaska Koarmada II melaksanakan penyelaman di lokasi tenggelamnya kapal yang membawa 243 orang di Perairan Masalembo, Laut Jawa, Kamis (17/9). Penyelaman dilakukan sebagai bagian dari rangkaian operasi SAR untuk mengamati kondisi di sekitar bangkai KM Virgo Transport 8 di bawah permukaan laut.
Dalam rangka mendukung keselamatan pelayaran di sekitar lokasi, Kapal Navigasi KN Kunyit memasang Wreck Buoy atau pelampung penanda bangkai kapal untuk menandai keberadaan KM Virgo Transport 8. Wreck Buoy tersebut berfungsi sebagai rambu peringatan bagi kapal-kapal yang melintas agar mengetahui keberadaan bangkai kapal dan potensi bahaya bawah air. Dalam rangkaian operasi pencarian, prajurit Koarmada II juga menemukan sejumlah barang bawaan penumpang di sekitar lokasi tenggelamnya kapal yang selanjutnya dievakuasi menggunakan sekoci menuju KRI I Gusti Ngurah Rai-332 (KRI GNR-332) sebagai kapal markas.
Hingga saat ini, KRI GNR-332 masih berada di sekitar lokasi tenggelamnya KM Virgo Transport 8 untuk melaksanakan pengamatan sekaligus mendukung jalannya operasi pencarian. Pemantauan juga dilakukan dari udara menggunakan Helikopter Panther TNI AL guna mengamati kondisi di sekitar lokasi kejadian. Selain KRI GNR-332, TNI AL turut mengerahkan KRI Nala-363, KRI Pulau Fani-731, KRI Canopus-936, Kal Kumai, pesawat udara CN-235, serta Helikopter Panther HS-1310 dalam mendukung pelaksanaan operasi SAR KM Virgo Transport 8. Seluruh unsur yang terlibat terus mengoptimalkan pencarian dan pemantauan sesuai perkembangan serta kondisi di lapangan.(Pen/2)












