Semarak Gebyar Santunan, Anak Yatim dan Kaum Dhuafa Rasakan Kebahagiaan

Berita38 views

Surabaya,Komposisinews.com — Dalam rangka menyemarakkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, kegiatan Gebyar Rutin Santunan Anak Yatim kembali digelar di Cumpat Kulon Baru I/88, Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya, Kamis (10/9/26).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk berbagi kebahagiaan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat, penuh kekeluargaan dan kebersamaan itu diisi dengan pembacaan shalawat, tausiah keagamaan, doa bersama, serta pemberian santunan.

Acara dipandu oleh Ustadz Saibani selaku pembawa acara, sementara Ustadz Fadli bertindak sebagai pengasuh sekaligus pembimbing dan memimpin pembacaan doa.

Dalam doa bersama tersebut, jamaah juga secara khusus mengirimkan doa kepada para leluhur, sesepuh, orang tua, saudara serta keluarga yang telah wafat. Doa juga dipanjatkan bagi seluruh para donatur beserta keluarga mereka, agar senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, keberkahan rezeki, kemudahan dalam segala urusan, serta mendapat balasan kebaikan dari Allah SWT atas kepedulian dan keikhlasannya.

Ustadz Masruhin, atau yang akrab disapa Cak Empu, selaku pengasuh kegiatan, yang berkolaborasi dengan Cak Mus, Pimred mediabarometer.net selaku Koordinator turut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan rutin tersebut.

Santunan yang diberikan berupa pembagian beras dan tali asih yang dikemas dalam amplop, yang seluruhnya dihimpun melalui kepedulian dan dukungan para donatur. Selain itu, suasana kebersamaan semakin semarak dengan disediakannya doorprize yang diundi bagi peserta kegiatan.

Kegiatan ini bukan sekadar dilaksanakan dalam momentum Maulid Nabi, tetapi merupakan agenda sosial yang digelar secara rutin setiap bulan, tepatnya setiap Kamis Kliwon malam Jumat Legi.

Bertempat di Cumpat Kulon Baru I/88, kegiatan tersebut terus dipertahankan sebagai wadah silaturahmi, doa bersama dan berbagi kepada anak-anak yatim serta sesama yang membutuhkan.

Ustadz Fadli menyampaikan bahwa santunan anak yatim merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus bentuk kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, semangat berbagi harus terus dijaga dan diwariskan agar keberadaan kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim.

“Semoga kegiatan ini terus istiqamah, semakin banyak yang tergerak untuk berbagi dan semakin erat tali silaturahmi kita.

Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk meneladani akhlak beliau, memperbanyak shalawat, peduli kepada sesama dan senantiasa bersyukur kepada Allah SWT,” ujar Ustadz Fadli

Dengan dukungan para donatur, pengasuh, pembimbing dan seluruh masyarakat yang terlibat, Gebyar Rutin Santunan Anak Yatim diharapkan terus menjadi kegiatan yang membawa keberkahan. Tidak hanya menghadirkan bantuan secara materi, tetapi juga menghadirkan doa, kasih sayang, persaudaraan dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim serta seluruh keluarga dan donatur yang turut mengambil bagian dalam amal kebaikan tersebut. ( Vio )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *