ITK Dorong Museum Kota Samarinda Perkuat Branding dan Layanan Digital

Berita279 views

SAMARINDA, Komposisinews.com – Museum Kota Samarinda mulai memperkuat strategi komunikasi digital untuk mendekatkan sejarah dan budaya daerah kepada masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan melalui workshop manajemen media sosial dan landing page yang digelar Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Kamis (27/8/2026).

Kegiatan bertajuk “Workshop Sosial Media Manajemen Museum Kota Samarinda” tersebut berlangsung di Museum Kota Samarinda, Jalan Bhayangkara No. 1, Samarinda, sejak pukul 09.00 hingga 15.00 WITA.

Workshop diikuti jajaran staf museum, mahasiswa dan siswa magang atau PKL, serta tim mahasiswa ITK.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda Barlin Kesuma, Pamong Budaya Museum Kota Samarinda Ainun Jariah, serta Kurator Museum Kota Samarinda Dani Juliansyah.

Tim Pengmas ITK menghadirkan Eline sebagai narasumber utama. Ia didampingi Faisyal dan Anggis Rizky Wiyaringtyas, M.Ds.

Museum Didorong Lebih Dekat dengan Masyarakat

Kabid Kebudayaan Disdikbud Kota Samarinda Barlin Kesuma mengapresiasi pelaksanaan workshop tersebut.

Menurutnya, pengelolaan media sosial yang strategis dapat membantu museum membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Diharapkan kegiatan ini tidak hanya meningkatkan performa digital museum, tetapi juga memperkuat hubungan museum dengan masyarakat,” ujar Barlin.

Ia menilai penguatan kanal digital juga penting untuk meningkatkan ketertarikan generasi muda terhadap sejarah dan budaya Samarinda.

Museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan benda bersejarah. Museum juga dapat menjadi ruang edukasi yang dikemas sesuai perkembangan teknologi dan pola konsumsi informasi masyarakat.

Perkuat Identitas Visual Museum

Workshop diawali dengan materi mengenai pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi, promosi, dan komunikasi publik.

Peserta diperkenalkan dengan perancangan identitas visual Museum Kota Samarinda.

Tim ITK juga memperkenalkan template untuk konten feed dan story Instagram. Langkah tersebut diarahkan untuk membangun tampilan media sosial museum yang lebih konsisten.

Tidak berhenti pada pemaparan materi, peserta kemudian mengikuti praktik pembuatan konten Instagram.

Peserta menggunakan aset visual dan template yang telah disiapkan. Tim Pengmas ITK memberikan pendampingan selama proses praktik berlangsung.

Landing Page Jadi Pusat Informasi Digital

Setelah sesi istirahat, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan landing page Museum Kota Samarinda.

Peserta mendapatkan materi mengenai fungsi, struktur informasi, serta manfaat landing page sebagai pusat informasi digital museum.

Landing page diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi museum melalui satu kanal yang lebih terintegrasi.

Peserta juga mengikuti simulasi sederhana mengenai alur pengelolaan landing page.

Sesi kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab antara peserta dan tim Pengmas ITK.

Digitalisasi Buka Ruang Edukasi Lebih Luas

Penguatan kapasitas digital menjadi langkah penting bagi museum untuk menjangkau masyarakat di luar ruang fisik museum.

Media sosial dapat digunakan untuk memperkenalkan koleksi, sejarah, kegiatan, dan berbagai program edukasi museum secara lebih luas.

Sementara landing page dapat menjadi pusat informasi yang membantu masyarakat menemukan informasi secara lebih terstruktur.

Melalui kolaborasi antara ITK, Disdikbud Samarinda, dan pengelola museum, penguatan ekosistem digital tersebut diharapkan mampu membuat Museum Kota Samarinda semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Langkah ini sekaligus membuka peluang bagi museum untuk membangun pola komunikasi yang lebih dekat dengan generasi muda.

Dengan demikian, sejarah dan budaya Samarinda tidak hanya tersimpan di ruang pamer. Keduanya dapat terus hadir dalam ruang digital yang setiap hari menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
(Husain)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *