Surabaya,Komposisinews.com – Koarmada II bergerak cepat mengerahkan unsur-unsur kapal perang untuk mendukung pelaksanaan operasi Search and Rescue (SAR) terhadap insiden kebakaran yang menimpa KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura, Minggu (2/8).
Merespons laporan kejadian tersebut, Koarmada II segera mengerahkan KRI Bung Hatta-370, unsur Bawah Kendali Operasi (BKO) Guskamla Koarmada II, untuk bertolak menuju lokasi kejadian guna melaksanakan bantuan SAR. Bersamaan dengan itu, KRI Nala-363, unsur BKO Guspurla Koarmada II, juga bertolak dari pangkalan Koarmada II menuju lokasi kebakaran untuk memperkuat unsur-unsur yang terlibat dalam operasi pencarian, pertolongan, dan evakuasi korban sesuai perintah Panglima Koarmada II, Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, S.H., M.Si. Saat ini kedua unsur dalam posisi sudah berlayar menuju ke lokasi kejadian.
Selain pengerahan unsur laut, TNI AL juga mengirimkan Pesawat Udara NC 212-200 Avicor U-6206 dari Puspenerbal untuk melaksanakan pemantauan dari udara guna memperoleh gambaran situasi terkini di lokasi kejadian serta mendukung efektivitas pelaksanaan operasi SAR. Saat ini seluruh unsur tersebut telah bergerak menuju lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang diterima pada pukul 10.00 WIB, kebakaran terjadi sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB saat kapal milik PT Atosim Lampung Pelayaran tersebut berlayar pada rute Surabaya–Makassar dengan jumlah penumpang (Person on Board/POB) sekitar 250 orang.
Informasi awal menyebutkan proses evakuasi penumpang dibantu oleh KM Meratus Project 1 dan TB Hasnur 26 yang berada di sekitar lokasi kejadian. Namun, pelaksanaan evakuasi masih menghadapi keterbatasan karena KM Meratus Project 1 sedang membawa muatan kargo dan mengandung bahan yang mudah terbakar, sehingga diperlukan dukungan tambahan guna mempercepat proses penyelamatan seluruh penumpang dan awak kapal.
Pengerahan unsur-unsur Koarmada II tersebut merupakan wujud kesiapsiagaan TNI Angkatan Laut dalam merespons kondisi darurat di laut serta memberikan bantuan kemanusiaan melalui operasi Search and Rescue (SAR) demi keselamatan para penumpang dan awak KM Mutiara Sentosa 2. (Pen/2)











