Surabaya,Komposisinews.com – Komando Armada II menggelar doa bersama lintas agama menjelang Latihan Operasi Amfibi (Latopsfib) Terintegrasi yang merupakan bagian dari Latihan Terintegrasi TNI Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara serentak pada Kamis (30/7) ini diikuti oleh seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Koarmada II sesuai agama dan kepercayaan masing-masing di tempat ibadah yang telah ditentukan.
Doa bersama dilaksanakan di Masjid Al-Mahdi, Pura Jala Wira Dharma Koarmada II, serta Gereja GPdI Zebaoth yang berada di Kompleks Koarmada II, Ujung Surabaya. Seluruh peserta mengikuti rangkaian doa dengan khidmat sebagai wujud penguatan mental dan spiritual sebelum memasuki tahapan latihan, sekaligus memohon perlindungan Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh rangkaian Latopsfib Terintegrasi TNI TA 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan mencapai sasaran yang telah ditetapkan.
Panglima Koarmada II Laksamana Muda TNI I G. P. Alit Jaya beserta prajurit dan PNS Koarmada II yang beragama Hindu mengikuti doa bersama di Pura Jala Wira Dharma Koarmada II yang dipimpin oleh Jero Mangku Ketut Sedana. Sementara itu, personel yang beragama Islam melaksanakan doa di Masjid Al-Mahdi yang dipimpin Pabandal Spers Koarmada II Letkol Laut (KH) Abdul Kholil, S.Ag., M.M., sedangkan personel beragama Kristen mengikuti ibadah dan penguatan rohani di Gereja GPdI Zebaoth yang dipimpin Pendeta Kapten Laut (P) Prokemri Siagian.
Kegiatan doa bersama lintas agama ini mencerminkan semangat persatuan, toleransi, dan kebersamaan yang terus terpelihara di lingkungan Koarmada II. Melalui kesiapan fisik, mental, dan spiritual yang matang, Koarmada II berkomitmen mendukung pelaksanaan Latopsfib Terintegrasi TNI TA 2026 secara profesional guna mewujudkan prajurit Jalasena yang tangguh, responsif, serta siap melaksanakan setiap tugas dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Pen/2)








