Batu Bara,Komposisinews.com – 29 Juli 2026 – Momentum peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Kabupaten Batu Bara ternoda oleh kasus memilukan berupa dugaan pemerkosaan terhadap seorang siswi kelas VII SMP di Kecamatan Datuk Tanah Datar. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (22/7/2026) saat korban hendak berangkat ke sekolah.
Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Dr. Seto Mulyadi, S.Psi., M.Si., menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut. Menurutnya, kasus kekerasan seksual terhadap anak harus ditangani secara cepat, profesional, dan berorientasi pada pemulihan korban.
“Dalam kejadian ini, psikologis dan mental anak telah hancur. Saya berharap pihak kepolisian segera memberikan keadilan kepada anak yang menjadi korban, dan pemerintah daerah, khususnya Dinas Sosial, dapat memberikan respon yang tepat serta tidak tinggal diam dalam peristiwa ini,” tegas Dr. Seto Mulyadi.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban awalnya berjalan kaki menuju sekolah. Seorang pria yang mengendarai sepeda motor menawarkan tumpangan secara cuma-cuma. Korban yang tidak menaruh curiga menerima tawaran tersebut. Namun, pelaku diduga membawa korban ke kawasan perkebunan kelapa sawit yang sepi dan melakukan tindak kekerasan seksual.
Akibat kejadian itu, korban mengalami trauma psikologis yang berat serta gangguan fisik. Hingga kini korban dikabarkan masih takut untuk kembali bersekolah, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap masa depan dan hak pendidikannya.
Dr. Seto Mulyadi menegaskan bahwa selain penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku, korban juga harus memperoleh pendampingan psikologis, layanan kesehatan, perlindungan hukum, serta jaminan agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.
Sementara itu, Polres Batu Bara menyatakan terus melakukan penyelidikan intensif. Polisi telah mengidentifikasi ciri-ciri terduga pelaku melalui rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian dan berkomitmen untuk segera mengungkap kasus tersebut serta membawa pelaku ke proses hukum.
Sumber: Ketua Umum LPAI dan Informasi Lapangan.












