Surabaya,Komposisinews.com – Komunitas pelaku Hotel, Restoran, dan Kafe (HORECA) menggelar kopdar bertajuk “Seduluran Sak Lawase” di Ditrrace Nusantara Rasa Eatery Kafe, Sabtu (18/7/26). Acara ini jadi ajang silaturahmi sekaligus wadah kolaborasi para pengusaha kuliner lokal.
Puluhan pelaku usaha kuliner dari berbagai daerah di Jawa Timur hadir meramaikan kopdar HORECA yang mengusung semangat Seduluran Sak Lawase, persaudaraan selamanya. Bertempat di Ditrrace Nusantara Rasa Eatery Kafe, kegiatan ini diisi dengan sharing session, networking, hingga demo menu kolaborasi.
Ketua panitia, Chef Purwo, mengatakan acara ini lahir dari kebutuhan pelaku HORECA untuk saling support di tengah persaingan bisnis yang makin ketat. “Kita mau bangun ekosistem, bukan kompetisi. Kalau warung kecil, kafe, resto, hotel bisa saling nyambung, rezekinya muter di kita semua,” ujar Purwo

Acara ini dipimpin oleh Chef Purwo selaku ketua panitia didampingi Chef Ganda. Kopdar dihadiri puluhan pelaku usaha kuliner mulai dari owner kafe, chef hotel, hingga UMKM makanan.
Sesi utama diisi oleh Chef Budi Susanto ICA yang memaparkan pentingnya SPPG dan QPA sebagai standar sertifikasi chef di Indonesia. “Sertifikasi bukan cuma formalitas. Ini tiket kita buat naik kelas, bisa masuk hotel bintang lima atau kerja di luar negeri,”
Dimanapun sertifikasi diperlukan baik tukang las, tukang jamu,harus mempunyai keahlian kusus tegas Chef Budi di hadapan peserta
Selain diskusi tren kuliner 2026, peserta juga diajak mencicipi menu andalan Ditrrace Nusantara Rasa yang memadukan cita rasa nusantara dengan konsep modern. Pemilik Ditrrace, DR. Ery Yuliana dan Rudi Arif Hermanto. mengaku bangga tempatnya dipilih jadi tuan rumah. “Prinsip kami memang seduluran. Semoga dari sini lahir menu kolaborasi, paket bundling, sampai event bareng ke depannya,” katanya.
Acara ditutup dengan deklarasi komitmen bersama untuk memperkuat jejaring HORECA Jawa Timur dan rencana kopdar rutin tiap tahun sekali di kota berbeda.
Kita ingin semua seduluran di industri ini maju bareng. Dari warung sampai hotel, semua punya peran,” ujar Chef Purwo ketua panitia menutup acara. Chef kumpul ilmu terbuka, jaringan makin luas.
Kopdar Seduluran Sak Lawase diharapkan jadi titik awal tumbuhnya komunitas HORECA yang solid, saling menguatkan, dan mengangkat potensi kuliner lokal ke level lebih tinggi. Ungkap Chef Purwo. ( Chef Yahya )






