Malang, Komposisinews.com– Ribuan jamaah memadati Masjid Ismail, Desa Bedali Kecamatan Lawang Kabupaten Malang. Rabu (15/07/2026) siang, untuk mengikuti Pengajian Akbar yang di inisiasi Rumah Sakit Lawang Medika bekerja sama dengan Takmir Masjid Ismail Bedali.
Kehadiran penceramah kondang nasional Ustadz Maulana menjadi magnet utama yang berhasil menarik antusiasme masyarakat dari berbagai wilayah, khususnya jamaah Muslimat di Kecamatan Lawang dan sekitarnya. Mengusung tema “Ubah Mengeluh Menjadi Bersyukur dan Menjadi Pribadi yang Lebih Baik”. Kegiatan berlangsung penuh ke khidmatan, sekaligus menghadirkan suasana hangat dan penuh semangat. Sejak sebelum acara dimulai, area masjid telah dipenuhi jamaah hingga meluber ke halaman dan ruas sekitar masjid karena tingginya antusiasme masyarakat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Muspika Lawang, tokoh masyarakat, perwakilan TNI-Polri, tokoh agama, tokoh perempuan, serta berbagai elemen masyarakat yang memberikan dukungan atas terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Maulana mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa memperbanyak rasa syukur dalam menjalani kehidupan. Menurutnya, banyak persoalan hidup akan terasa lebih ringan apabila disikapi dengan hati yang ikhlas dan penuh syukur kepada Allah SWT. Ia menekankan bahwa kebiasaan mengeluh hanya akan menambah beban pikiran, sedangkan rasa syukur akan membuka pintu keberkahan, ketenangan, dan kemudahan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ustadz Maulana juga mengajak seluruh jamaah untuk terus memperbaiki diri, mempererat silaturahmi, memperkuat ibadah, serta menebarkan kebaikan kepada sesama sehingga mampu menjadi pribadi yang lebih baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Usai acara, Aditya Sukma Kurniawan, Manajer SDM RS Lawang Medika, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan pengajian akbar yang merupakan kolaborasi perdana antara Rumah Sakit Lawang Medika dengan Takmir Masjid Ismail Bedali. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen rumah sakit untuk terus membangun sinergi dengan masyarakat sekitar, tidak hanya melalui pelayanan kesehatan, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan keagamaan. “Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan sukses. Kami ingin terus bersinergi dengan masyarakat sekitar Lawang. Harapan kami kegiatan seperti ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi lingkungan sekitar. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar nya

Aditya mengungkapkan rasa bangga nya karena Ustadz Maulana bersedia hadir memberikan tausiyah kepada masyarakat Lawang.
“Beliau merupakan ustadz nasional yang sangat dikenal masyarakat. Alhamdulillah beliau bisa hadir di tengah masyarakat Lawang sehingga memberikan semangat tersendiri bagi seluruh jamaah,” tambahnya.
Terkait kegiatan sosial berupa donasi kepada anak yatim, Aditya menjelaskan bahwa penyaluran donasi dilakukan oleh pihak Sahabat Yatim, sedangkan Rumah Sakit Lawang Medika berperan sebagai pihak yang mendukung dan memfasilitasi terselenggaranya kegiatan ini dan juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut mendapatkan dukungan penuh dari berbagai unsur Muspika, termasuk jajaran Polsek Lawang, kelurahan, serta unsur Forkopimcam lainnya. Mengenai jumlah peserta, Aditya mengatakan panitia semula memperkirakan sekitar 1.500 jamaah akan hadir. Namun, kenyataannya jumlah jamaah jauh melampaui perkiraan. “Prediksi kami sekitar seribu jamaah. Namun kenyataannya yang hadir lebih dari itu. Bahkan jamaah sampai memenuhi sisi kiri, bagian atas, halaman, hingga di depan masjid. Antusiasme masyarakat benar-benar luar biasa dan di luar perkiraan kami,” jelasnya.
Sementara itu, Dina, Humas Rumah Sakit Lawang Medika, juga mengungkapkan rasa syukur atas sambutan positif dari masyarakat terhadap kegiatan tersebut. Tinggi nya antusiasme warga menjadi bukti bahwa masyarakat sangat merindukan kegiatan-kegiatan dakwah yang menghadirkan penceramah nasional sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga dan berharap kerja sama antara Rumah Sakit Lawang Medika dan Takmir Masjid Ismail tidak berhenti pada kegiatan perdana ini saja. “Ini merupakan kolaborasi pertama kami. Harapan kami kegiatan seperti ini dapat terus berkelanjutan. Tidak hanya sekali, tetapi bisa menjadi agenda rutin yang memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar nya.
Dina juga membuka peluang agar kegiatan serupa nantinya dapat di gelar di lokasi lain apabila melihat besarnya antusiasme masyarakat. “Kalau melihat sambutan masyarakat yang begitu luar biasa, tidak menutup kemungkinan kegiatan seperti ini juga bisa dilaksanakan di masjid masjid lain sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” katanya.
Di akhir wawancara, pihak Rumah Sakit Lawang Medika berharap semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan nilai-nilai keagamaan yang terbangun melalui Pengajian Akbar tersebut dapat terus terjaga. Harapan kami sederhana, semoga kebaikan seperti ini tidak pernah terputus. Semoga sinergi antara rumah sakit, takmir masjid, pemerintah, dan masyarakat terus terjalin demi menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi umat,” pungkasnya.
Pengajian Akbar ini pun ditutup dengan doa bersama, meninggalkan kesan mendalam bagi ribuan jamaah yang hadir dan semakin menguatkan komitmen Rumah Sakit Lawang Medika untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial, kesehatan, dan keagamaan. (Andri&Zul)






