Surabaya, Komposisinews.com – Rektor Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil., M.Tr.Opsla., IPM., ASEAN Eng. menghadiri Upacara Penutupan Pendidikan (Tupdik) dan Wisuda Program Pascasarjana, Sarjana dan Diploma 3 Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) Tahun Akademik 2026 yang dipimpin langsung oleh Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali selaku Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) dan Inspektur Upacara di Auditorium Gedung Pulau Marore, Kampus Prajurit Teknokrat STTAL, Bumimoro, Surabaya, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi puncak dari penyelenggaraan pendidikan di STTAL yang menandai keberhasilan para peserta didik dalam menyelesaikan program pendidikan sesuai kurikulum dan standar akademik yang telah ditetapkan.
Pada tahun akademik 2026, STTAL meluluskan sebanyak 97 mahasiswa yang terdiri atas tiga lulusan Program Magister Angkatan XII, 27 lulusan Program Sarjana Angkatan XLV dan 67 lulusan Program Diploma 3 Angkatan XIX.
Adapun lulusan terbaik Program Magister Angkatan XII diraih oleh Mayor Laut (E) Haidir Fajar dari Program Studi S-2 Asro dengan predikat Sangat Memuaskan. Sementara lulusan terbaik Program Sarjana Angkatan XLV diraih oleh Kapten Laut (P) Rizky Nursakti Putra Pambudi dari Program Studi S-1 Teknik Manajemen Industri dengan predikat Cumlaude, serta lulusan terbaik Program Diploma 3 Angkatan XIX diraih oleh Serka TTU Bagus Iman Santoso dari Program Studi D-3 Teknik Informatika dengan predikat Cumlaude.

Selain dihadiri para pejabat utama Mabesal, kepala dinas jajaran Mabesal, pimpinan Kotama dan sivitas akademika STTAL, kegiatan tersebut juga dihadiri para pimpinan perguruan tinggi di Jawa Timur, di antaranya Rektor ITS, Rektor Unair, Rektor Unesa, Rektor UHT, Rektor UISI, Rektor Undika, Direktur PENS dan Direktur PPNS.
Rektor UHT, Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil., M.Tr.Opsla., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan STTAL dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang teknologi dan pertahanan maritim.

“Universitas Hang Tuah memandang bahwa penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan institusi pertahanan merupakan kebutuhan strategis dalam menghadapi tantangan kemaritiman global yang semakin kompleks. STTAL telah menunjukkan komitmennya dalam melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan, disiplin dan wawasan teknologi pertahanan yang kuat,” ujar Rektor UHT.
Lebih lanjut, Rektor UHT menegaskan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi maritim dan institusi pendidikan TNI AL perlu terus diperkuat guna mendukung pembangunan kekuatan maritim nasional serta mewujudkan visi Indonesia sebagai poros maritim dunia.
“Kami berharap kerja sama di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat antara Universitas Hang Tuah dan STTAL dapat terus berkembang sehingga mampu menghasilkan inovasi dan kontribusi nyata bagi kemajuan sektor kemaritiman dan pertahanan Indonesia,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, hubungan dan kolaborasi antara perguruan tinggi sipil dan institusi pendidikan TNI Angkatan Laut diharapkan semakin erat dalam mencetak generasi penerus bangsa yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi dinamika perkembangan teknologi serta tantangan global di masa mendatang. (Vio)







