Samarinda,Komposisinews.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kalimantan Timur mulai mematangkan penguatan organisasi melalui rapat perdana Bidang Hubungan Masyarakat dan Kesejahteraan (Humas-Kesra) bersama Sekretaris Umum DPD ABPEDNAS Kaltim, Samson George, Kamis (25/6/26).
Rapat yang berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban itu dihadiri Sekretaris Umum DPD ABPEDNAS Kalimantan Timur, Samson George, Kepala Bidang Humas dan Kesra, Andi Isnar dan jajaran Samson George, Alexandria Grace, Dharista Dwi C, Yulia Maimun, Hanafi, Helmi Jaini, dan Nasrullah. Meski diselingi canda tawa, forum tersebut menghasilkan sejumlah keputusan strategis sebagai langkah awal memperkuat kelembagaan dan menyusun arah kerja organisasi ke depan.
Dalam rapat tersebut, para peserta membahas sejumlah hal penting, mulai dari penguatan administrasi, legalitas organisasi, hingga strategi membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan lainnya.
Salah satu agenda utama yang disepakati ialah penyusunan surat permohonan audiensi kepada sejumlah instansi dan lembaga strategis. Audiensi direncanakan diajukan kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kalimantan Timur, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalimantan Timur, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, APDESI Kalimantan Timur, serta para bupati di seluruh kabupaten di Kalimantan Timur.

Rangkaian audiensi tersebut bertujuan memperkenalkan kepengurusan DPD ABPEDNAS Kalimantan Timur, khususnya Bidang Humas dan Kesejahteraan (Kesra), sekaligus memperkuat legalitas organisasi, membangun koordinasi dengan pemerintah daerah, serta membuka peluang kolaborasi dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa.
Selain membahas agenda audiensi, rapat juga mematangkan program kerja Bidang Humas dan Kesra DPD ABPEDNAS Kalimantan Timur untuk satu tahun ke depan. Dalam pembahasan itu, pengurus menyusun sejumlah rencana kegiatan yang akan menjadi fokus kerja bidang, termasuk usulan pengajuan anggaran pelaksanaan kegiatan sebagai penunjang operasional organisasi.
Pengurus juga membahas pengajuan anggaran kebutuhan peralatan operasional Bidang Humas dan Kesra. Kebutuhan tersebut meliputi kamera, laptop, tripod, drone DJI 4, empat unit mikrofon wireless, printer multifungsi yang dilengkapi scanner, lemari arsip, hingga kendaraan operasional untuk mendukung mobilitas dan dokumentasi kegiatan organisasi.
Tak hanya itu, rapat turut menyepakati pengajuan pengelolaan website ABPEDNAS tingkat Provinsi Kalimantan Timur kepada DPP ABPEDNAS sebagai media publikasi resmi organisasi. Website tersebut diharapkan menjadi sarana penyebaran informasi, dokumentasi kegiatan, serta publikasi program-program ABPEDNAS kepada masyarakat luas.
Sebagai bagian dari penguatan konsolidasi internal, pengurus juga merencanakan kunjungan ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ABPEDNAS di kabupaten-kabupaten se-Kalimantan Timur. Kunjungan itu ditujukan untuk mempererat koordinasi, menyamakan arah gerak organisasi, sekaligus memperkuat komunikasi antara pengurus tingkat provinsi dan kabupaten.
Rapat turut menegaskan pentingnya penerbitan surat tugas dan mandat resmi dari DPD bagi setiap pengurus yang menjalankan tugas organisasi. Dokumen tersebut dinilai menjadi dasar administrasi dan legalitas saat melakukan audiensi maupun menjalankan kegiatan lapangan.
Samson George, mengatakan rapat perdana ini menjadi fondasi awal dalam membangun organisasi yang solid dan memiliki arah kerja yang jelas.
“Kita ingin membangun organisasi yang kuat dari sisi administrasi, komunikasi, dan kemitraan. Karena itu, langkah awal yang kami lakukan adalah menjalin silaturahmi dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta berbagai stakeholder agar keberadaan ABPEDNAS semakin dikenal dan dapat bersinergi dalam pembangunan desa di Kalimantan Timur,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas dan Kesra DPD ABPEDNAS Kalimantan Timur, Andi Isnar, menegaskan pihaknya akan fokus memperkuat sistem informasi dan publikasi organisasi agar aktivitas ABPEDNAS dapat tersampaikan secara profesional kepada masyarakat.
“Humas memiliki tanggung jawab menyampaikan seluruh aktivitas organisasi kepada publik secara profesional. Kami juga akan memastikan setiap program terdokumentasi dengan baik, sehingga keberadaan dan peran ABPEDNAS dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di desa-desa,” katanya.
Melalui rapat perdana tersebut, DPD ABPEDNAS Kalimantan Timur berharap dapat membangun komunikasi yang lebih erat dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, sehingga berbagai program organisasi dapat berjalan lebih efektif dalam mendukung kemajuan pemerintahan desa di Kalimantan Timur. ( Husain )






