Sukabumi,Komposisinews.com – Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) resmi menggelar Kongres Nasional ke-9 yang bertempat di Provinsi Banten Pada 21-24 Juli 2026. Mengusung tema besar “SEMMI Satu, Wujudkan Asta Cita”, momentum tertinggi organisasi ini menjadi panggung krusial bagi konsolidasi ideologis dan arah baru gerakan mahasiswa muslim di Indonesia.
Pelaksanaan kongres kali ini menarik perhatian dan harapan besar dari berbagai cabang di seluruh Indonesia, tidak terkecuali Pengurus SEMMI Sukabumi.
Sebagai salah satu pilar gerakan di daerah, SEMMI Sukabumi membawa narasi optimisme sekaligus refleksi mendalam demi masa depan organisasi.
Harapan untuk Kelangsungan Organisasi
SEMMI Sukabumi secara penuh mendukung dan berharap agar seluruh rangkaian acara Kongres ke-9 di Banten ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Suksesnya kongres ini dinilai sebagai syarat mutlak bagi kelangsungan roda organisasi agar tetap hidup, dinamis, dan relevan dalam merespons dinamika zaman.
“Kami berharap Kongres ke-9 di Banten ini menjadi momentum pemersatu. Sesuai dengan tema ‘SEMMI Satu’, ini adalah saatnya kita meleburkan segala perbedaan ego sektoral demi mewujudkan Asta Cita. Suksesnya acara ini adalah kunci agar kelangsungan organisasi ke depan menjadi lebih hidup, adaptif, dan terus melahirkan kader-kader pemimpin,” ujar Faisal dzikiri BENDUM SEMMI Sukabumi dalam keterangannya, Rabu (24/6).
Membawa SEMMI Kembali ke Puncak Kejayaan
Lebih dari sekadar pergantian kepemimpinan, SEMMI Sukabumi menegaskan bahwa Kongres ke-9 harus menjadi titik balik (turning point) untuk membawa SEMMI kembali pada puncak kejayaannya. Untuk mencapai target besar tersebut, SEMMI Sukabumi mengingatkan seluruh kader akan pentingnya merawat akar sejarah.
Narasi utama yang digaungkan adalah urgensi menghidupkan kembali semangat ideologi yang dibawa oleh sang guru bangsa sekaligus tokoh utama Syarikat Islam, H.O.S. Cokroaminoto. Pemikiran Cokroaminoto tentang kemandirian, keadilan sosial, dan spiritualitas dinilai sebagai kompas yang mutlak diperlukan generasi muda saat ini.
“SEMMI harus kembali ke puncak kejayaannya. Caranya bukan dengan meninggalkan sejarah, melainkan dengan membumikan kembali semangat ideologi H.O.S. Cokroaminoto. Di tengah disrupsi teknologi dan tantangan zaman yang kian kompleks, nilai-nilai kepemimpinan dan keteguhan ideologi beliau adalah jawaban konkret untuk memandu gerakan mahasiswa saat ini,” tambahnya.
Melalui momentum Kongres ke-9 di Banten ini, SEMMI Sukabumi mengajak seluruh delegasi dari berbagai wilayah di Indonesia untuk menyatukan visi, memperkuat barisan, dan menjadikan forum ini sebagai wadah gagasan yang melahirkan solusi nyata bagi umat dan bangsa.










