FISIP UHT Revitalisasi Pokdarwis Desa Gisik Cemandi Melalui Forum NGOBRAS

Berita275 views

Sidoarjo, Komposisinews.com – Program Studi S-1 Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hang Tuah (UHT) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Penmas) berupa revitalisasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Gisik Cemandi, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, pada Sabtu (20/6/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung pukul 19.00–22.00 WIB tersebut dikemas dalam Forum Group Discussion (FGD) bertajuk NGOBRAS (Ngobrol Bareng Ngopi Bahas Desa) dengan menghadirkan Kepala Desa Gisik Cemandi Alimin, Kaur Kesejahteraan dan Pemerintahan Desa, Ketua BPD, Ketua Rukun Nelayan, tokoh masyarakat, serta perwakilan Karang Taruna dari tiga dusun di Desa Gisik Cemandi.

Ketua Panitia Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. Lunariana Lubis, S.T., M.T., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Universitas Hang Tuah terhadap pengembangan potensi wisata desa sekaligus upaya membangkitkan kembali Pokdarwis yang selama beberapa waktu mengalami kevakuman.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menghidupkan kembali semangat masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan potensi wisata desa sehingga mampu memberikan manfaat bagi kesejahteraan warga,” ujarnya.

Materi utama disampaikan oleh Dewi Casmiwati, S.IP., M.Si., Ph.D., dosen Program Studi S-1 Administrasi Publik sekaligus Kepala Kerjasama dan Urusan Internasional Universitas Hang Tuah. Dalam paparannya, Dewi Casmiwati menjelaskan pentingnya keberadaan Pokdarwis sebagai penggerak utama pembangunan pariwisata berbasis masyarakat.

Ia menguraikan tujuan pembentukan Pokdarwis, fungsi dan perannya dalam pengembangan desa wisata, serta berbagai kegiatan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dan promosi destinasi wisata. Menurutnya, keberhasilan desa wisata tidak hanya ditentukan oleh potensi alam yang dimiliki, tetapi juga oleh komitmen masyarakat dalam menjaga, mengelola, dan mempromosikan potensi tersebut secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Desa Gisik Cemandi, Alimin, memaparkan sejarah berdirinya Pokdarwis di Desa Gisik Cemandi serta berbagai tantangan yang dihadapi hingga menyebabkan organisasi tersebut vakum dalam beberapa tahun terakhir. Ia berharap melalui pendampingan dari FISIP UHT, Pokdarwis dapat kembali aktif dan menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi wisata desa.

Diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Berbagai gagasan serta masukan disampaikan oleh peserta yang berasal dari unsur pemerintah desa, nelayan, tokoh masyarakat, dan pemuda. Jalannya diskusi dipandu oleh tim Pengabdian kepada Masyarakat FISIP UHT yang terdiri dari Deasy Ariefiani, S.IP., M.Si. dan Ni Putu Hera Pratama, S.AB., M.Tr.AP.

Salah satu hasil penting dari kegiatan tersebut adalah tercapainya kesepakatan untuk melakukan revitalisasi organisasi Pokdarwis melalui pembentukan kepengurusan baru. Melalui musyawarah bersama, peserta menyepakati struktur organisasi yang terdiri atas Ketua, Sekretaris, Bendahara, Bidang Promosi, Bidang Fasilitas, dan Bidang Pelayanan. Kepengurusan tersebut diisi oleh anggota aktif Karang Taruna yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak pengembangan desa wisata ke depan.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan Implementation Agreement (IA) sebagai tindak lanjut pelaksanaan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Desa Gisik Cemandi dengan FISIP Universitas Hang Tuah. Penandatanganan ini menjadi bukti komitmen kedua belah pihak dalam membangun sinergi untuk pengembangan desa wisata berbasis potensi lokal.

Melalui kegiatan ini, FISIP UHT menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat Desa Gisik Cemandi melalui berbagai program lanjutan yang berfokus pada penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, promosi wisata, serta pengembangan potensi desa secara berkelanjutan.

Dengan terbentuknya kepengurusan Pokdarwis yang baru, diharapkan Desa Gisik Cemandi dapat kembali mengoptimalkan potensi wisatanya dan berkembang menjadi destinasi wisata unggulan di wilayah pesisir Kabupaten Sidoarjo.(Vio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *