SURABAYA,Komposisinews– Grand Final Pemilihan Putra Putri Kampus Laut Biru 2026 Universitas Hang Tuah berlangsung meriah di Gedung Serbaguna (GSG) Universitas Hang Tuah, Surabaya. Ajang yang menjadi bagian rangkaian Dies Natalis ke-39 UHT tersebut secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Hang Tuah Laksamana Muda (Purn) Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil., M.Tr.Opsla., IPM., ASEAN Eng.
Kegiatan tersebut dihadiri para Wakil Rektor, para dekan, pejabat utama Universitas Hang Tuah, dewan juri, duta kampus dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur, perwakilan Cak dan Ning Surabaya, serta para orang tua finalis dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Rektor UHT menyampaikan bahwa ajang Putra Putri Kampus bukan sekadar kompetisi tahunan, tetapi menjadi wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, dan intelektualitas mahasiswa.

“Pemilihan Putra Putri Kampus menjadi langkah strategis untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepribadian kuat, serta kepedulian sosial yang tinggi,” ujarnya.
Ajang tahun ini mengusung tema “Shaping Minds, Leading Change” yang mencerminkan semangat mahasiswa sebagai agen perubahan di bidang kemaritiman dan pembangunan bangsa.
Setelah melalui berbagai tahapan penilaian, dewan juri akhirnya menetapkan para pemenang Putra Putri Kampus Laut Biru 2026. Gelar Winner diraih oleh Zain Alfin dari Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan serta Novelia Wylia Kristaldi dari Fakultas Psikologi.
Sementara posisi Runner Up diraih Stevanus Danendra dari Fakultas Kedokteran dan Kika Rahmanda K. dari Fakultas Kedokteran.

Kategori Favorit diraih Inayah Safa Dwipa dari Fakultas Kedokteran dan Gisella Suci Samudera dari Fakultas Hukum. Sedangkan kategori Persahabatan diberikan kepada Fari Agastia dari Fakultas Hukum dan Shofa Putra dari Fakultas Kedokteran Gigi.
Untuk kategori Intelegensia diraih Maheswari Rajnesha Rasalhove dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Adapun kategori Berbakat diraih Mochamad Abidin Setiawan dari Fakultas Farmasi.
Rektor UHT berharap para pemenang dapat menjadi duta kampus yang mampu membawa nama Universitas Hang Tuah semakin dikenal luas baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Gelar ini bukan sekadar mahkota, tetapi amanah besar untuk menjadi teladan dalam prestasi, karakter, dan pengabdian yang membanggakan Universitas Hang Tuah,” pungkasnya.







