Batu Bara,Komposisinews.com – 7 April 2026 – Satuan Intelijen dan Kamtibmas (Intelkam) Polres Batu Bara melakukan pemantauan terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di seluruh wilayah hukum pada hari Selasa (7/4). Hasil pantauan menunjukkan bahwa secara umum stok BBM masih mencukupi dan aktivitas pengisian berjalan normal tanpa antrean panjang.
Dalam pemantauan yang mencakup wilayah hukum empat Polsek, yaitu Polsek Lima Puluh, Medang Deras, Labuhan Ruku, dan Indrapura, ditemukan sebagian besar SPBU memiliki stok BBM yang memadai, meskipun terdapat beberapa titik yang mengalami kekosongan atau stok terbatas, terutama pada jenis BBM subsidi Bio Solar.
Wilayah Polsek Lima Puluh: Semua SPBU Memiliki Stok yang Cukupi
Di wilayah Polsek Lima Puluh, tiga SPBU yang dimonitor menunjukkan ketersediaan BBM yang baik. SPBU 14-212-349 Desa Simpang Gambus yang dikelola oleh SRIDAWATI memiliki stok Pertalite 16.000 liter, Pertamax 6.000 liter, Bio Solar 8.000 liter, dan Dexlite 4.000 liter.
Sementara itu, SPBU 14-212-383 Desa Sumber Padi dengan manajer S. SITUMORANG menyimpan Pertalite sebanyak 17.445 liter, Pertamax 13.074 liter, Bio Solar 2.904 liter, dan Dexlite 6.620 liter. SPBU 14-212-383 Desa Pulau Sejuk yang dipimpin oleh TUMEL memiliki stok Pertalite 12.000 liter dan Pertamax 16.500 liter.
Wilayah Polsek Medang Deras: Beberapa Jenis BBM Kosong
Di wilayah Polsek Medang Deras, dua SPBU yang dimonitor menunjukkan kondisi yang bervariasi. SPBU 14-212-261 Desa Pakam Raya dengan manajer HARI memiliki Pertalite 5.000 liter, Pertamax 4.000 liter, dan Dexlite 3.000 liter, namun tidak memiliki stok Bio Solar.
SPBU 14-212-295 Kelurahan Pagurawan yang dikelola oleh REZA menyimpan Pertalite 2.000 liter, Pertamax 3.000 liter, dan Bio Solar 2.000 liter, sedangkan stok Dexlite tidak tersedia.
Wilayah Polsek Labuhan Ruku: Terdapat Variasi Stok, Beberapa SPBU Punya Stok Banyak
Wilayah Polsek Labuhan Ruku mencakup lima SPBU dengan kondisi stok yang beragam. SPBU 14-212-251 Desa Lalang Kecamatan Tanjung Tiram yang dipimpin oleh ILHAM memiliki Pertalite 16.000 liter, Pertamax 6.209 liter, Solar 9.500 liter, Dexlite 2.000 liter, namun PX Turbo tidak tersedia.
SPBU 14-212-254 Desa Binjai Baru Kecamatan Datuk Tanah Datar dengan manajer TAFA AYONG menyimpan Pertalite sebanyak 28.000 liter, Dexlite 5.200 liter, dan Pertamax 2.000 liter, sedangkan Solar tidak ada stoknya. SPBU 14-212-216 Desa Petatal yang dikelola oleh ISHAK memiliki stok yang cukup melimpah dengan PX Turbo 9.274 liter, Pertamax 602 liter, Pertalite 18.960 liter, Solar 7.567 liter, dan Dexlite 5.330 liter.
SPBU 14-212-274 Desa Perjuangan Kecamatan Sei Balai dengan manajer Tanwin menjadi salah satu SPBU dengan stok terbanyak, yaitu Pertalite 39.269 liter, Pertamax 16.402 liter, Solar 13.371 liter, PX Turbo 7.068 liter, dan Dexlite 2.986 liter. Sementara SPBU 13-212-102 Desa Perjuangan yang dipimpin oleh ANGGA memiliki Pertalite 17.791 liter, Pertamax 6.001 liter, namun Bio Solar tidak tersedia.
Wilayah Polsek Indrapura: Satu SPBU Total Kosong, Menunggu Pengiriman
Di wilayah Polsek Indrapura, ditemukan satu SPBU yang seluruh stok BBM-nya kosong dan sedang menunggu pengiriman dari Pertamina. SPBU 14.212.258 Sipare-pare Kecamatan Air Putih yang dikelola oleh SOWENSES SINAGA tidak memiliki stok Pertalite, Pertamax, Bio Solar, maupun Dexlite sama sekali.
Sementara itu, SPBU 13.212.110 Suka Raja Kecamatan Air Putih dengan manajer IRFAN memiliki stok terbatas yaitu Pertalite 15.000 liter, Pertamax 8.800 liter, Bio Solar 1.000 liter, dan Dexlite 3.900 liter. SPBU 14.213.228 Simpang Kopi Kecamatan Sei Suka yang dipimpin oleh DANI menyimpan Pertalite 18.000 liter, Pertamax 2.000 liter, dan Bio Solar 3.000 liter. SPBU 14.212.259 Tanjung Seri Kecamatan Laut Tador dengan manajer AHMAD FAUZI PASARIBU memiliki Pertalite 24.000 liter, Pertamax 9.800 liter, Dexlite 11.000 liter, namun Bio Solar tidak tersedia.
Situasi Kamtibmas Aman, Tidak Ada Kelangkaan Masif
Dalam catatan resmi dari Sat Intelkam Polres Batu Bara, disebutkan bahwa meskipun sebagian SPBU mengalami kekosongan atau stok terbatas, secara umum tidak terjadi kelangkaan BBM di Kabupaten Batu Bara. Kondisi ini disebabkan oleh keterlambatan distribusi dan disparitas stok, terutama pada BBM subsidi Bio Solar.
Selama pemantauan, tidak ditemukan antrean panjang kendaraan di seluruh SPBU yang dimonitor, sehingga aktivitas pengisian BBM berjalan normal dan situasi kamtibmas tetap dalam keadaan aman serta kondusif.
Sumber Humas Polres Batu Bara












