Probolinggo,Komposisinews.com- Pembinaan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) digelar di Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Kamis (2/4) pagi, di pendapa kelurahan setempat. Mengusung tema “Penguatan Sinergi LKK dalam Mewujudkan Triwung Lor yang Maju, Mandiri dan Sejahtera”, kegiatan yang yang diselenggarakan Pokmas Himalaya ini dibuka Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari.
Kegiatan tersebut diikuti berbagai unsur LKK, di antaranya Ketua RT/RW, LPM, PKK, Karang Taruna, kader Posyandu, serta tokoh masyarakat. Turut hadir Camat Kademangan Abdi Firdausi, Ketua Pokmas Himalaya Slamet Ahmadi serta narasumber dari Dinas Sosial, LKP Pratama Mulia dan Universitas Wisnuwardhana Malang.
Lurah Triwung Lor Moch. Zainal Achwan, menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, pemahaman serta memperkuat sinergi antar lembaga kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
“Melalui pembinaan ini diharapkan seluruh pengurus LKK semakin memahami peran dan fungsi masing-masing serta mampu meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah kelurahan dan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan ia juga memaparkan sejumlah program dan capaian Kelurahan Triwung Lor. Di antaranya Kerja bakti rutin RW yang dilaksanakan setiap bulan secara bergilir sebagai upaya menjaga kebersihan dan memperkuat gotong royong. Inovasi “Gubug Melati”, sebagai wadah kegiatan sosial, edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Kemudian partisipasi dalam Lomba Kelurahan Berseri tingkat provinsi sebagai komitmen menjaga lingkungan bersih dan berkelanjutan.
Sedangkan prestasi kelurahan, yakni Juara 3 Lomba Kinerja Kelurahan Tahun 2025 serta Juara Harapan 2 Lomba Probokasih dan Pengelolaan sampah inovatif, melalui kebijakan pelayanan dengan penukaran botol plastik serta pengelolaan TPST Bendi di RW 04.
Sementara itu, Wawali Ina menekankan pentingnya peran LKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan di tingkat kelurahan. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berinovasi dan menggali potensi wilayah, termasuk potensi wisata yang dimiliki Triwung Lor.
“Peran RT/RW, PKK, Karang Taruna hingga Posyandu sangat penting dalam menggerakkan potensi wilayah. Sinergi ini harus terus diperkuat agar mampu mendorong kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari implementasi tagline Kota Probolinggo “Bersolek” (Bersih, Elok, Ramah, Sejahtera, Organik, Lestari, Edukatif, Kreatif). Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah menjadi kunci utama menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.
Pembinaan berlangsung interaktif, termasuk sesi tanya jawab seputar pemahaman tagline “Bersolek” serta peran masing-masing lembaga. Suasana semakin hangat dengan keterlibatan aktif peserta dari berbagai unsur masyarakat.
Di akhir acara, Wawali Ina turut memberikan dukungan produk lokal dengan membeli berbagai produk UMKM Triwung Lor. Seperti makanan olahan dan kerajinan tangan dari Warung PKK berupa gantungan kunci dan bunga berbahan benang wol. Produk tersebut kemudian diserahkan kepada perwakilan disabilitas tuli, perwakilan PKK, serta RT/RW sebagai bentuk apresiasi dan pemberdayaan masyarakat
(fakih)












