Batu Bara,komposisinews.com – Sebuah kecelakaan lalu lintas tragis melanda Jalan Tol Indrapura–Kisaran KM 134 pada hari Sabtu (16/03/2026) sekitar pukul 07.30 WIB, menjelang puncak musim mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kecelakaan ini terjadi setelah kendaraan yang dikemudikan oleh Supriyadi (42 tahun), seorang sopir truk barang, mengalami masalah pada sistem rem sehingga tidak dapat mengontrol laju kendaraan saat mendekati tikungan di KM 134 + 200 meter.
Berdasarkan keterangan saksi mata, Hariyanto (35 tahun), seorang pedagang yang melintas dengan sepeda motor, melihat kendaraan truk mulai melaju dengan kecepatan tinggi sebelum tiba-tiba melesat ke arah kanan dan menabrak pagar pembatas jalan. Akibat benturan tersebut, mobil angkutan umum yang sedang melewati jalur lambat terpengaruh dan terguling ke sisi kiri jalan.
Dua penumpang yang sedang tidur di bagian belakang mobil angkutan umum, yaitu Siti Maryati (58 tahun) dan Rizky Pratama (23 tahun), tidak memiliki kesempatan untuk melakukan evakuasi diri dan dinyatakan meninggal dunia saat kejadian terjadi. Keempat penumpang lainnya, termasuk pengemudi Dedi Kurniawan (38 tahun), mengalami luka dengan tingkat keparahan berbeda dan segera dievakuasi ke RSU Bidadari Batu Bara untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan awal oleh tim penyidikan Satlantas Polres Batu Bara menunjukkan bahwa kendaraan truk memiliki catatan pemeliharaan terakhir pada bulan Februari 2026, namun tidak ada catatan pemeriksaan rem secara menyeluruh. “Kita sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait kondisi sistem rem kendaraan yang menjadi faktor utama penyebab kecelakaan,” jelas AKP Simon E. Simatupang, Kepala Satlantas Polres Batu Bara.
Pihak kepolisian juga menemukan bahwa kondisi jalan pada titik kejadian berada dalam kondisi baik, namun terdapat puing kecil yang belum dibersihkan oleh pihak pengelola jalan. Tim Patroli Asmara Subuh yang melakukan pengawasan di sekitar area tersebut telah memberikan usulan untuk penambahan rambu peringatan pada tikungan rawan kecelakaan, terutama jelang musim mudik yang akan segera memasuki periode puncak.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh, terutama terkait sistem pengereman dan kondisi ban. Setiap detail kecil dapat menjadi faktor penentu keselamatan kita bersama,” tambah AKP Simon dalam keterangannya.
Kerugian materi yang ditimbulkan dari kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp15 juta, termasuk biaya perbaikan kendaraan dan biaya pengobatan korban. Hingga saat ini, situasi lalu lintas di sekitar lokasi kejadian telah kembali normal dan aman, dengan personel Satlantas terus melakukan patroli untuk memastikan kelancaran perjalanan masyarakat jelang mudik lebaran.
Sumber Kasi Humas Polres Batu Bara






