Probolinggo,Komposisinews.com -TP PKK Kecamatan Mayangan menggelar kegiatan Khotmil Qur’an dan santunan bagi Kaum Duafa serta anak yatim dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M, Kamis (12/3) pagi. Kegiatan yang diselenggarakan di Pendopo Kecamatan Mayangan itu turut dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kota Probolinggo, dr. Evariani.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya pada bulan Ramadan yang identik dengan semangat berbagi dan mempererat tali persaudaraan.
Ketua TP PKK Kecamatan Mayangan Ari Agus Dwiwantoro, menyampaikan ini merupakan kegiatan rutin sekaligus untuk silahturahmi dan mempererat tali persaudaraan.
“Karena kebahagiaan Ramadan sejatinya akan terasa lebih sempurna ketika kita dapat saling berbagi, saling membantu untuk sesama. Saya juga ucapkan terima kasih kepada ibu-ibu PKK juga yang turut serta dalam mensodaqohkan sebagian rezekinya untuk kegiatan berbagi kali ini. Semoga menjadi ladang pahala serta mendapatkan kelancaran rejeki,” tuturnya.
Sementara itu Ketua TP PKK Kota Probolinggo, dr. Evariani sangat mengapresiasi kegiatan semacam ini. Menurutnya, Khotmil Qur’an bukan sekadar menamatkan bacaan Al-Qur’an, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh umat muslim agar senantiasa menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam setiap langkah dan tindakan sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini kita diingatkan untuk terus mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan, serta menumbuhkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana meningkatkan keimanan, tetapi juga menambah ilmu pengetahuan. “Ilmu menjadi modal penting dalam melakukan perubahan. Ilmulah kunci untuk perubahan. Tidak ada modal dasar yang lebih kuat daripada ilmu. Semua ilmu pada dasarnya bersumber dari Al-Qur’an dan hadis,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga mengajak para peserta untuk turut mendukung program pembangunan kota melalui program “Bersolek” yang menjadi city branding Kota Probolinggo. Program tersebut merupakan akronim dari Bersih, Elok, Ramah, Sejahtera, Original, Lestari, Edukasi, dan Kreatif.
Menurutnya, semangat bersolek tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik kota, tetapi juga melalui perubahan sikap dan perilaku masyarakat. “Bersih merupakan bagian dari iman. Karena itu saya berharap ibu-ibu dapat menjadi penggerak di lingkungannya masing-masing untuk menjaga kebersihan dan menginspirasi masyarakat,” ungkap dr.Eva.
Selain Khotmil Qur’an, kegiatan ini juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim serta bantuan paket sembako kepada kaum duafa. Sebanyak 10 anak yatim menerima santunan yang disalurkan melalui kerja sama dengan Baznas Kota Probolinggo, dan sebanyak 44 paket sembako diberikan kepada warga duafa di wilayah Kecamatan Mayangan.
“Semoga segala kebaikan yang telah diberikan menjadi amal ibadah dan mendapat balasan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT,” pungkasnya.
(fakih efendi)






