Probolinggo,Komposisinews.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Probolinggo menggelar Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, Sabtu (3/1), di halaman MAN 2 Kota Probolinggo, Jalan Sukarno Hatta. Sekitar 500 peserta dari lintas sektor di bawah naungan Kemenag Kota Probolinggo mengikuti upacara tersebut dengan khidmat.
Upacara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara itu, komandan upacara dipercayakan kepada Muhammad Nuruddin Roni, guru sejarah MAN 2 Kota Probolinggo.
Dalam amanat Menteri Agama RI yang dibacakan oleh Wali Kota Aminuddin, disampaikan tema HAB ke-80, yakni “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.” Tema tersebut menegaskan bahwa kerukunan bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan energi kebangsaan yang mampu menyatukan perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial menjadi kekuatan kolaboratif untuk mendorong kemajuan bangsa.
“Delapan puluh tahun perjalanan Kementerian Agama menegaskan perannya sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan. Kini peran tersebut semakin luas dan krusial, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan agama, merawat kerukunan umat beragama, hingga memastikan agama hadir sebagai solusi bagi persoalan bangsa,” ujar Wali Kota saat membacakan amanat Menteri Agama RI.
Amanat tersebut juga menegaskan bahwa setiap kebijakan dan langkah Kementerian Agama harus memberikan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan semata urusan administratif dan birokrasi. Untuk itu, seluruh ASN Kementerian Agama dituntut untuk bertransformasi menjadi pribadi yang agile, adaptif terhadap perubahan, terbuka pada teknologi dan inovasi, serta responsif dalam melayani umat dengan empati dan integritas.
“Dengan fondasi yang kokoh, semangat pengabdian yang berdampak, serta penguasaan teknologi yang beretika, kita optimistis mampu mengantarkan Indonesia menuju masa depan yang damai, maju, dan bermartabat,” lanjutnya.
Ditemui di sela kegiatan, Kepala Kemenag Kota Probolinggo, Didik Kurniawan, menjelaskan bahwa rangkaian peringatan HAB ke-80 tidak hanya diisi dengan upacara, tetapi juga berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Dalam rangka HAB ke-80, kami menggelar nikah massal bagi masyarakat kurang mampu sebanyak 40 pasang pengantin di Masjid Agung Raudlatul Jannah, santunan kepada 180 anak yatim, pembagian pakaian layak pakai, serta sejumlah kegiatan sosial lainnya,” jelas Didik.
Selain itu, Kemenag Kota Probolinggo juga terus menjalankan berbagai program dan inovasi, diantaranya edukasi dan sosialisasi calon pengantin cukup usia menikah, bimbingan remaja usia sekolah dan usia nikah, isbat nikah, serta pengelolaan dan peningkatan kualitas madrasah.
Didik berharap, melalui evaluasi kinerja yang berkelanjutan, sinergi antara Kemenag dan Pemerintah Kota Probolinggo semakin kuat. “Kami berharap hubungan dan kolaborasi dengan pemerintah daerah terus terjalin dengan baik, sehingga bersama-sama dapat membangun Kota Probolinggo yang lebih baik dan sejahtera,” harapnya.
Upacara tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Probolinggo, Ketua Persatuan Pensiunan Kemenag, Ketua PD MUI, Ketua PCNU, Ketua PD Muhammadiyah, Ketua FKUB, Ketua Baznas, Ketua LPTQ Kota Probolinggo, para Kepala KUA se-Kota Probolinggo, serta Kepala MTs Negeri, MAN 1 dan MAN 2 Kota Probolinggo.
Usai upacara, Wali Kota Probolinggo menyempatkan diri menyapa para undangan dan peserta upacara dengan berjabat tangan serta berfoto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan silaturahmi
(Fahrul mozza)












