Lima Puluh, Batu Bara,Komposisinews.com – Sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) jelang perayaan Tahun Baru 2026, Polsek Lima Puluh Polres Batu Bara mengintensifkan kegiatan sambang dan “cooling system” di wilayah hukumnya. Kegiatan ini menyasar berbagai elemen masyarakat dengan tujuan menciptakan situasi yang kondusif dan mencegah potensi gangguan keamanan.
P.s Kanit Samapta Polsek Lima Puluh, AIPTU E. H. Manurung, SH, terjun langsung ke tengah masyarakat untuk berdialog, menyampaikan pesan Kamtibmas, dan mengajak peran serta aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (31/12/2025) di Kelurahan Lima Puluh Kota dan Desa Sumber Padi, Kecamatan Lima Puluh.
Dalam sambangnya, AIPTU E. H. Manurung menyampaikan sejumlah himbauan penting terkait perayaan malam Tahun Baru, di antaranya:
– Hindari Konvoi dan Pesta Berlebihan: Masyarakat diimbau untuk tidak menggelar konvoi kendaraan yang dapat mengganggu ketertiban lalu lintas dan kenyamanan warga lainnya. Selain itu, pesta perayaan yang berlebihan juga sebaiknya dihindari.
– Cegah Petasan dan Miras: Penggunaan petasan dan konsumsi minuman keras (miras) dilarang karena berpotensi membahayakan diri sendiri dan orang lain, serta dapat memicu tindakan kriminal.
– Waspada Hoax dan Provokasi: Masyarakat diimbau untuk lebih teliti dalam menyaring informasi yang beredar di media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong (hoax) atau isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.
– Bijak Bermedsos: Penggunaan media sosial diharapkan dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab, serta tidak menyebarkan ujaran kebencian atau informasi yang tidak benar.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Lima Puluh. Dengan partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan perayaan malam Tahun Baru 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar AIPTU E. H. Manurung.
Kegiatan “cooling system” ini merupakan salah satu strategi Polsek Lima Puluh dalam menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Diharapkan, dengan pendekatan yang humanis dan dialogis, masyarakat dapat lebih memahami pentingnya menjaga Kamtibmas dan berperan aktif dalam mewujudkannya. (red)






