Mojokerto,Komposisinews.com – Kebersamaan Mendoakan Leluhur di Makam Umum Dusun Banjarsari memasuki bulan syafar Paguyuban Rutinan Khotmil Qur’an Banjarsari kembali istiqomah mendoakan leluhur di Makam Umum Dusun Banjarsari, Kedunglengkong, Dlanggu, Mojokerto.
Penanggung Jawab Khotmil Qur’an, Hadi Purwanto, S.T., S.H., M.H. menerangkan, Alhamdulillah setelah melintasi tahap ke 15 bisa kembali ke jalur Istiqomah yakni khotmil qur’an dan mendoakan leluhur.
“Mendoakan leluhur merupakan bentuk kebaktian kepada orang tua yang telah meninggal. Doa anak sholeh kepada orang tua yang sudah meninggal dunia diyakini dapat memberikan syafa’at kepada kedua orang tuanya. Membaca doa untuk leluhur merupakan salah satu bentuk amal jariyah yang pahalanya akan terus mengalir,” ungkap Hadi Purwanto, Minggu ( 3 / 8 /25 ).
Ustad Mukid
Selaku pimpinan tahlil mengatakan, terima kasih kepada Bapak Hadi Purwanto yang telah menjadi penanggung jawab acara ini sehingga saat ini bisa sampai 15 putaran.
“Dengan demikian, mari kita bersyukur kepada Allah agar Allah tetap memberikan istiqomah minggu pertama rutin untuk kirim doa kepada leluhur kita. Yang belum hadir di majelis ini, semoga di bulan berikutnya bisa hadir di majelis ini,” harap Ustad Mukid.
Penasihat Khotmil Qur’an, K.H. Hasan Matori menambahkan, hari ini merupakan bulan Syafar Tuhan memberikan beberapa cobaan kepada umatnya.
“Jadi di bulan ini kita semua di harapkan bersyukur kepada Alloh agar di jauhkan dari mara bahaya dan musibah. Maka kita harus berketok tular ke tetangga, saudara, dan sahabat agar terlalu peduli atau tidak menyepelekan orang lain,” ujar K.H. Hasan Matori.

Khotmil Qur’an dan Mendoakan Leluhur Jadi Acara Rutin di Makam Umum Dusun Banjarsari . Dijelaskannya, ketika itu siapa menyayangi sama Nabi Muhammad SAW beliaunya juga menyayangi hambahnya.
“Mendengar hal itu, Nabi Muhammad SAW meminta para sahabat untuk memaafkan kesalahan kaumnya . Nabi menanyakan siapa yang mencintai aku , aku akan mencintainya.
Dari cerita tersebut, ada hikmah yang luar biasa. Tidak boleh menyepelekan orang lain dan tidak boleh dengki terhadapi dengan orang lain.
“Semua muslim itu bersaudara dan wajib saling memaafkan dan menjaga hubungan baik. Mari kita niatkan kesini untuk mencari barokah. Hidup tenang, diberikan kesehatan, dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat” pesan K.H. Hasan Matori dalam Tauzia selama 15 menit ( Ida ).












