Probolinggo,Komposisinews.com – Pondok pesantren Ummul Quro Desa Kropak Dusun Timbangan Jalan Raya bantaran no 39 kabupaten Probolinggo melaksanakan Haflatul ikhtibar yang ke 40. Senin (14/7/25)
Haflatul Iktibar bisa di katakan belajar dari kegagalan untuk tidak mengulanginya di masa depan, atau mengambil hikmah dari musibah untuk menjadi lebih sabar dan tawakal.
Kegiatan ini bertujuan untuk merayakan keberhasilan santri dalam menyelesaikan satu periode pembelajaran dan sebagai ajang evaluasi hasil belajar.
Acara yang dikemas dengan berbagai kegiatan menarik, seperti penampilan seni (hadroh, tari, drama), lomba-lomba, pengajian umum, dan pembagian raport.
Bagi pesantren dan santri, memiliki makna sebagai simbol syukur, refleksi diri, dan motivasi untuk melanjutkan perjalanan menuntut ilmu.
Kegiatan ini sudah menjadi tradisi yang umum di pesantren, menjadi bagian dari kegiatan rutin yang dinantikan oleh seluruh civitas pesantren.
Gus H. Ahmad Maimun arif sebagai pengasuh pondok pesantren Ummul Quro ia menyampaikan “karunia kan lah kepada para siswa ilmu yang bermanfaat, akhlak yang mulia, serta jadikan mereka anak-anak yang sholeh, berbakti kepada orang tua, guru.
Serta mudahkanlah langkah mereka dalam meraih cita-cita, jadikan mereka generasi penerus bangsa yang berkualitas dan bermanfaat bagi agama, nusa, dan bangsa.
jadikanlah sekolah atau pondok pesantren ini sebagai pusat ilmu pengetahuan dan dakwah yang bermanfaat bagi umat dan semoga kedepannya pondok pesantren Ummul Quro semakin maju.” Jelasnya pengasuh pondok pesantren Ummul Quro.
( Fahrul mozza)






