Sidoarjo,Komposisinews.com -Giat pada hari ini Senin tanggal 14 juli 2025 mulai pukul 08.00 wib sampai selesai, dua desa wangkal dan jenggot mengikuti pelatihan dan pembinaan terkait masalah pertolongan terhadap korban bencana.
Di tengah tengah juga hadir kepala desa wangkal Slamet basori , kepala trantip krembong , perangkat desa wangkal , pemadam kebakaran ,Dinas kesehatan sidoarjo beserta Babinsa dan babinkamtipmas.
Di dalam kegiatan tersebut seluruh linmas yang ikut di ajari gimana cara mengatasi kepada penanganan kalau ada orang yang sedang mengalami jatuh tiba tiba untuk menangani baik serangan jantung atau gejalah yang lain.
Aba Reza juga selaku dewan juga memberikan pencerahan dan sambutan betapa pentinggnya untuk kesehatan masyarakat.
Ada juga pemaparan dari pemadam kebakaran yang menerangkan bahwa untuk mengusir tawon. Pengusiran tawon itu harus menggunakan APD agar tidak terjadi menyengat pada badan kita.
Penangkapan biawak pun juga berbahaya bisa gigitannya juga membuat infeksi. Cara interaksi dengan ular dan biawak harus membawa wangi wangian agar tidak mau mendekat , di karenakan kalau bau busuk biawak atau ularpun bisa jadi mendekat.
Ular kobra dewasa bisa mencapai 2 meter untuk mengenai sasaran .untuk masyarakat harus bisa menindak sendiri sebelum datang tim pemadam atau yang lain.dan juga dalam menangani kebakaran ,berbagai macam ada yang konsleting listrik atau lainnya harap mengecek terhadap kabel setandar agar tidak membahayakan. Untuk kedua juga bahaya dari tabung gas ketiga terjadi kebocoran dari selang dan regulator ujar petugas pemadam kebakaran.(Ida)






