Habib Fahmi isi ceramah Malam Puncak Penutupan Santunan Anak Yatim di Warga RT 01 RW.01 Jrebeng kidul

Berita90 views

Probolinggo,Komposisinews.com – Momentum Tahun Baru Islam 1447 Hijriah Dan 10 Muharam bulan Suro dijadikan warga jrebeng kidul kecamatan wonoasih Kota Probolinggo sebagai titik refleksi dan aksi nyata dalam memperkuat nilai sosial dan keagamaan. Sebanyak 12 anak yatim dari tujuh RT mendapatkan santunan khusus, dalam acara yang dipusatkan di Kediaman ketua RT 01 Miari, minggu pagi (06/7/2025).

Suasana khidmat menyelimuti kegiatan yang juga menjadi ajang silaturahmi antar umat dan antar-tingkatan RT SE RW 01 jrebeng kidul kecamatan wonoasih kota Probolinggo
Ini. Hadir secara langsung Lurah Jrebeng kidul Lutfi dan sekcam wonoasih Kota Probolinggo Babinsa Dan tokoh masyarakat Jrebeng Kidul .

Miari selaku ketua RT 01 sekaligus panitia kegiatan santunan anak yatim ini dalam sambutannya menyampaikan,” kegiatan ini lebih dari sekadar seremoni bantuan, tapi bagian dari strategi sosial warga Jrebeng Kidul untuk melindungi masa depan anak-anak yatim.

β€œKami ingin mereka tidak hanya mendapat perhatian hari ini, tapi juga memiliki masa depan yang lebih Baik untuk anak-anak yatim agar mereka bisa tetap seperti anak anak Lainnya yang orang tuanya Masih Lengkap ujarnya.

Kegiatan santunan anak yatim ini acara puncak malam. Penutupan dengan Pengajuan dengan penceramah habib Fahmi dari klaseman tutup miari .

Menurutnya, bulan Muharam adalah bulan yang mulia dan memiliki makna kepedulian sosial mendalam dalam tradisi Islam. Oleh karena itu, memberikan santunan kepada anak yatim pada saat ini bukan hanya menggugurkan kewajiban sosial, tapi juga menanamkan semangat kebersamaan.

Rw Oi Jrebeng kidul
Taufik Hidayat
menjelaskan bahwa Santunan diberikan kepada anak yatim yang tersebar di 7 RT Sebanyak 12 anak yatim hadir secara langsung dalam acara Santunan ini.” jelasnya.

Lurah Jrebeng kidul
Lutfi mawahdi menambahkan, Berkaitan dengan peringatan Tahun Baru Islam Dan santunan anak yatim Di bulan Muharam ini adalah momen untuk menyegarkan kembali semangat ukhuwah Islamiyah dan solidaritas sosial, yang harus tumbuh tidak hanya saat acara formal, tetapi sebagai sikap hidup sehari-hari.

β€œMari kita jadikan momen
Santunan anak yatim ini sebagai komitmen kolektif membangun masyarakat yang lebih peduli, menyantuni bukan hanya dengan materi, tapi juga dengan kasih sayang dan perhatian,” pungkasnya.

Kegiatan santunan ini menjadi cerminan nyata bahwa warga RT 01 RW 01 kelurahan Jrebeng kidul kecamatan wonoasih kota Probolinggo terus bergerak untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dari perhatian dan kasih sayang Masyarakat Tahun Baru Islam Dan santunan anak yatim kali ini bukan hanya menjadi catatan kalender, melainkan babak baru dalam membangun masyarakat inklusif, sejahtera dan penuh harapan..( Mozza )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *