Sidoarjo,Komposisinews.com – Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya mengadakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), tema KKN kali ini adalah literasi pada anak TK, KKN dilaksanakan pada tanggal 17 Mei 2025 hingga 22 Juni 2025, Minggu (25/5/2025)
Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat atau disingkat LPPM Untag telah membagi mahasiswa ke dalam beberapa kelompok serta tema yang kita ambil adalah LITERASI PADA ANAK TK. kelompok NR3 sub kelompok kecil 2 di bimbing oleh dosen pembimbing lapangan (DPL) Ibu Diah Puspitasari, S.Sosio., M.Si,
Jimbaran Wetan, 24 Mei 2025, Dalam suasana pagi yang cerah dan penuh semangat, Taman Kanak-Kanak (TK) Desa Jimbaran Wetan menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan edukatif dan rekreatif yang dirancang khusus untuk merangsang kemampuan berbahasa anak-anak usia dini melalui pendekatan bermain sambil belajar. Kegiatan yang mengusung tema “Permainan Kata dan Suku Kata” ini diselenggarakan oleh Persatuan Darma Wanita Desa Jimbaran Wetan bekerja sama dengan para mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari perguruan tinggi yang tengah menjalankan pengabdian di wilayah tersebut.

Acara dimulai tepat pukul 07.30 WIB dan berlangsung hingga pukul 09.30 WIB, diikuti oleh seluruh peserta didik TK dengan antusiasme tinggi. Sejak pagi, suasana halaman sekolah telah dipenuhi dengan canda tawa dan semangat anak-anak yang tak sabar mengikuti berbagai aktivitas seru bersama kakak-kakak KKN yang tampil penuh semangat dan keramahan.
Rangkaian kegiatan yang disiapkan oleh para mahasiswa KKN tersebut difokuskan pada pengembangan keterampilan berbahasa anak-anak melalui metode permainan interaktif seperti menyusun suku kata menjadi kata, menebak kata berdasarkan petunjuk gambar, hingga permainan sambung kata.
Semua aktivitas ini dirancang agar mampu meningkatkan pemahaman dasar anak-anak terhadap struktur bahasa secara menyenangkan, ringan, dan mudah dicerna oleh usia mereka.
Dalam sambutannya, Ketua Persatuan Darma Wanita Desa Jimbaran Wetan, Ibu Lisupyekti menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya terhadap inisiatif para mahasiswa. “Kegiatan semacam ini bukan hanya menjadi sarana hiburan bagi anak-anak, tetapi juga sangat bermanfaat dalam mendukung proses tumbuh kembang mereka, khususnya dalam hal kemampuan berbicara, berpikir, dan berkomunikasi secara aktif,” ujarnya dengan penuh semangat.
Tak hanya belajar, anak-anak juga mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kreativitas dan keberanian mereka dalam menjawab dan menebak berbagai tantangan yang diberikan. Suasana yang hangat dan penuh keceriaan turut dirasakan oleh para guru, dan orangtua yang hadir untuk menyaksikan jalannya kegiatan.
Koordinator tim mahasiswa KKN, Kak arialfatoni menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja pengabdian masyarakat yang berfokus pada pendidikan anak usia dini. “Kami ingin menciptakan pengalaman belajar yang berkesan bagi adik-adik di desa ini. Dengan bermain sambil belajar, mereka bisa lebih mudah menyerap materi dan merasa bahwa belajar itu menyenangkan,” ungkapnya.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dan pembagian hadiah kecil untuk anak-anak yang aktif berpartisipasi selama kegiatan berlangsung. Meskipun sederhana, kegiatan ini meninggalkan kesan yang mendalam, tidak hanya bagi anak-anak, tetapi juga bagi para mahasiswa yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran tersebut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan akan terus tumbuh kolaborasi positif antara masyarakat desa, lembaga pendidikan anak usia dini, serta dunia pendidikan tinggi dalam upaya menciptakan generasi penerus bangsa yang cerdas, ceria, dan berkarakter.












