Sidoarjo,Komposisinews.com – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sidoarjo melaksanakan kegiatan penggeledahan atau razia gabungan pada kamar dan hunian blok warga binaan, disertai dengan pelaksanaan tes urine, sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang di dalam lapas. Kegiatan ini melibatkan unsur TNI, Polri, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), dan Brimob sebagai bentuk penguatan sinergi dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif.
Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh pada sejumlah kamar dan hunian blok warga binaan. Petugas bersama unsur TNI, Polri, BNNK, Brimob melakukan pemeriksaan terhadap area hunian serta barang-barang milik warga binaan dengan tetap mengedepankan ketertiban dan prosedur yang berlaku. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya deteksi dini sekaligus langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Kelas IIA Sidoarjo.
Selain penggeledahan, Lapas Sidoarjo juga melaksanakan tes urine terhadap warga binaan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian penyalahgunaan narkotika di lingkungan lapas. Sebanyak 60 warga binaan mengikuti pemeriksaan tes urine yang dilaksanakan bersama pihak terkait.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh 60 warga binaan yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif. Hasil tersebut menjadi salah satu indikator bahwa langkah pencegahan dan pengawasan terhadap penyalahgunaan narkotika terus dilakukan secara konsisten di Lapas Kelas IIA Sidoarjo.
Kalapas Kelas IIA Sidoarjo, Disri Wulan Agus Tomo, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen jajaran Lapas Sidoarjo dalam memastikan kondisi lapas tetap aman dan terhindar dari barang-barang terlarang.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan Lapas Kelas IIA Sidoarjo dalam keadaan aman, terhindar dari barang-barang terlarang yang ada di dalam hunian. Kemudian kita melaksanakan tes urine yang dilaksanakan oleh 60 warga binaan, hasilnya semuanya negatif,” ujar Kalapas.
Lebih lanjut, Kalapas menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas membutuhkan dukungan serta kolaborasi dengan berbagai pihak. Menurutnya, sinergi bersama aparat penegak hukum menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif.
“Kami di Lapas Sidoarjo tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Tentunya kolaborasi bersama Polri, BNN, dan TNI sangat diperlukan. Kami berterima kasih telah membantu kami dan kami berkomitmen untuk menjaga lapas dalam keadaan aman dan terhindar dari barang-barang terlarang di dalam Lapas Kelas IIA Sidoarjo,” lanjutnya.
Melalui kegiatan penggeledahan gabungan dan tes urine ini, Lapas Kelas IIA Sidoarjo kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat deteksi dini, mencegah peredaran barang terlarang serta penyalahgunaan narkotika, dan menjaga keamanan serta ketertiban. Sinergi bersama TNI, Polri, dan BNNK akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menciptakan penyelenggaraan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berkelanjutan.
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sidoarjo
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur
Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak
#Kemenimipas #SetahunBerdampak #ImipasSetahunBergerakBerdampak
(Nina)






