Gayo Lues,Komposisinews.com – Kondisi Jembatan Aih Bobo menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, jembatan yang belum lama selesai dibangun itu kini terlihat mengalami kerusakan dan penurunan kualitas yang cukup mengkhawatirkan. Padahal, usia bangunan tersebut masih tergolong seumur jagung.
Fakta ini memunculkan pertanyaan serius terkait kualitas pekerjaan konstruksi, pengawasan teknis, serta penggunaan anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan jembatan tersebut. Masyarakat menduga pekerjaan tidak dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan standar mutu yang telah ditetapkan.
Kerusakan yang muncul dalam waktu relatif singkat menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan pengguna jalan. Infrastruktur yang dibangun menggunakan uang rakyat semestinya memiliki kualitas yang baik, kokoh, dan mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang, bukan justru menunjukkan tanda-tanda kerusakan saat usia bangunan masih sangat muda.
Masyarakat mendesak instansi terkait untuk segera melakukan pemeriksaan dan audit teknis secara menyeluruh guna memastikan penyebab kerusakan tersebut. Jika ditemukan adanya penyimpangan dari spesifikasi pekerjaan atau penggunaan material yang tidak sesuai standar, maka pihak yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Jembatan Aih Bobo masih seumur jagung, tetapi kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Pemerintah dan aparat pengawas harus turun tangan untuk memastikan kualitas pekerjaan dan melindungi kepentingan masyarakat,” ujar salah seorang warga.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa setiap proyek infrastruktur harus dilaksanakan dengan mengedepankan kualitas, transparansi, dan akuntabilitas, agar uang negara benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
(Tim )






