Pasuruan,Komposisinews.com – Terkait pemberitaan mengenai kegiatan siswa MAN 1 Pasuruan ke Yogyakarta, pihak madrasah memberikan penjelasan resmi untuk meluruskan persepsi publik. Melalui Kepala Humas, Akhmad Huda, ditegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda pengenalan perguruan tinggi yang berorientasi pada penguatan wawasan akademik, bukan wisata, serta tidak bersifat wajib.
Menurutnya, program ini dirancang sebagai bagian dari strategi pembinaan peserta didik dalam mempersiapkan studi lanjut. Siswa diberikan kesempatan untuk mengenal langsung ekosistem pendidikan tinggi agar memiliki referensi konkret sebelum menentukan pilihan jurusan maupun kampus tujuan. Partisipasi sepenuhnya didasarkan pada persetujuan dan kesiapan masing-masing siswa bersama orang tua.

Dalam rangkaian kegiatan, siswa memperoleh pemaparan mengenai sistem perkuliahan, fasilitas akademik, serta peluang pengembangan diri di perguruan tinggi. Sejumlah kampus yang dikunjungi antara lain Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kunjungan tersebut difokuskan pada interaksi akademik dan motivasi melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Dari aspek manajerial, pelaksanaan program berada dalam koordinasi bidang kesiswaan. Sementara itu, humas berperan membangun komunikasi institusional dengan pihak kampus yang menjadi tujuan observasi. Madrasah menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan program internal dan tidak menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), sehingga tidak memerlukan perizinan dari instansi luar.
Sekolah juga memastikan seluruh aspek teknis perjalanan, termasuk pemilihan transportasi, telah melalui proses seleksi dengan mempertimbangkan legalitas dan standar keselamatan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjamin keamanan serta kenyamanan peserta selama kegiatan berlangsung.
Menanggapi kekhawatiran sebagian wali murid mengenai pembiayaan, pihak madrasah menekankan bahwa proses perencanaan dilakukan secara transparan dan mempertimbangkan kondisi ekonomi peserta. Esensi kegiatan tetap pada penguatan literasi pendidikan tinggi dan perencanaan karier akademik, bukan rekreasi.
Melalui klarifikasi ini, MAN 1 Pasuruan berharap masyarakat memperoleh gambaran yang objektif mengenai program tersebut. Madrasah berkomitmen menjaga kualitas layanan pendidikan, menjalankan tata kelola sesuai regulasi, serta membangun komunikasi yang konstruktif dengan orang tua dan pemangku kepentingan pendidikan di Kabupaten Pasuruan.(Ida)






