Giat oprasi patuh Semeru Digelar 13 hari pelanggaran Mencapai Seribu Lebih Di tilang Dan 100 Sepeda motor. Di amankan

Berita, TNI/POLRI13 views

Probolinggo,Komposisinews.com – Operasi Patuh Semeru 2025 di Probolinggo kota sudah berjalan sekitar 13 hari sejak dimulai 14 Juli lalu. Ribuan pengendara yang melanggar ketentuan terjaring dan dikenakan tilang. Baik tilang manual maupun elektronik.Lebih dari seribu. pelangaran di kenakan sangsi tilang
Dan 100unit sepeda motor di amankan sebagai barang bukti.

Kasat Lantas Polres Probolinggo kota AKP Siswandi membenarkan. Ops Patuh Semeru sudah bergulir hingga tanggal 25 Juli 2025. Operasi tersebut akan berakhir pada 27 Juli 2025 mendatang. Hingga sepuluh hari terakhir, ditemukan paling banyak pelanggaran ketentuan keamanan yakni tidak mengenakan helm.

“Total 575 pelanggar sudah dikenakan tindakan teguran ,” ujar Siswandi saat dikonfirmasi, Sabtu (26/7/2025).

Dari jumlah tersebut, lanjut Siswandi dikenakan teguran, serta tilang Yang tidak Bisa Menunjukkan surat kelengkapan. Sehingga total pelanggar yang dikenai tilang sebanyak Seribu lebih Pengendara kendaraan bermotor..

Siswandi mengatakan bahwa Satlantas Polres Probolinggo kota telah menargetkan 7 prioritas pelanggaran utama. Di antaranya menggunakan handphone atau ponsel saat berkendara, pengemudi kendaraan bermotor di bawah umur, boncengan lebih dari satu, tidak menggunakan helm untuk roda dua dan safety belt untuk roda empat.

Selain itu, sasaran pelanggaran prioritas lain adalah pengemudi kendaraan bermotor dalam pengaruh alkohol, melawan arus lalu lintas hingga ngebut saat berkendara.

Dirinya menerangkan, pelanggaran apapun tetap ditindak, baik dalam bentuk teguran atau tilang. Itu karena melakukan pelanggaran yang masuk dalam prioritas selama Ops Patuh Semeru.berlangsum
Terbanyak tidak memakai helm untuk kendaraan Roda 2 ” kata Siswandi

Akp Siswandi menekankan, Operasi Patuh Semeru yang masih berlangsung hingga 27 Juli 2025 mendatang ini digelar untuk menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, dan ketertiban lalu lintas. Melalui operasi ini ditekankan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas kedepannya.

“Diharapkan risiko kecelakaan bisa berkurang,” pesan kasat lantas. (Fahrul mozza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *