Surabaya,Komposisinews.com – Satu hal yang membanggakan, wong Suroboyo selalu menjaga kerukunan dan keguyuban antar saudara. wong Suroboyo berpedoman berdiri sama tinggi duduk sama rendah, tidak terlibat ke partai politik praktis. Apapun memegang penuh seduluran yang kuat, guyub dan saling mengisi. Minggu (6/4/25 ) dirumah ketua wong Suroboyo Kutisari Utara 1 No. 15 G Surabaya, wong Suroboyo gelar open house.
Acara tersebut dihadiri, Hadi Santoso, Ike, Endang, Susi, Pance, Rama, Suyati, Rupee, Ariana, Aripin Kenjeran, Ita, Edi, Sari, Farel, Bima, Reni, Faris. Selesai acara, dilanjutkan di posko Wong Suroboyo Jl. Manyar Sabrangan 11 Surabaya. Musyawarah untuk kemajuan Wong Suroboyo, serta keseragaman kaos wong Suroboyo.

Sunarto Ketua wong Suroboyo menyampaikan,” saya terima kasih atas kehadiran dolor – dolor wong Suroboyo, sekaligus membuka hati saling memaafkan. Jalinan kasih wong Suroboyo tetap kita pegang tali silaturahmi, harapan saya agar terjaga kerukunan sesama saudara wong Suroboyo. Kedepannya kumpulan ini bisa exsis kita saling menjaga, kita berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah.” ujarnya.

Gus Pance menambahkan,” Grup ini menjunjung tinggi sebuah kebersamaan, kekompakan, dan kekeluargaan. Inilah ciri khas Wong Suroboyo yang mempunyai semboyan “Sakduluran Saklawase”…Ikilah Wong suroboyo CUK (Cerdas Ulet Kreatif), jadi jangan pernah melihat CUK itu sebuah makna yang negatif. Karena CUK itu mempunyai makna yang dalam buat wong suroboyo dan arek – arek Suroboyo mempunyai jiwa semangat perjuangan bersama – sama dalam persaudaraan.” tutupnya. ( Vio )






